Metamorfosis adalah suatu proses biologis dengan mana hewan secara fisik berkembang setelah lahir atau menetas, melibatkan perubahan mencolok dan relatif mendadak dalam hewan tubuh struktur melalui sel pertumbuhan dan diferensiasi. Hey ini bukan kelas BIOLOGi.
Setidaknya kita bisa belajar dari guru kita yang bercerita tentang perubahan.
Telur–> Ulat –> Kepompong –> Kupu- kupu…
Sekarang pertanyaanya, Apakah setiap kepompong akan selalu jadi kupu-kupu?…………… Oooo… Tidak Bisa…….
Lha terus,,,,,, Ada kalanya kepompong bantet(Roti kali).
Sebagai individu, setiap manusia akan mengalami beberapa fasa, walaupun kita tidak memiliki fasa kepompong ( Larva). Sudah pasti akan banyak perubahan yang akan terjadi sampai kita bisa jadi kupu2/ tidak.
- Suhu berubah
- Awan Bergerak
- Musim berganti
- Pemimpin berubah, teman berubah….., GURU BERUBAH
- Ukuran baju berubah
- Ukuran celana berubah
- Ekonomi berubah
Dan every thing will change
Semua perubahan yang terjadi kita jadikan pemacu perubahan pada diri kita. Dan Untuk mengubah dunia kita hanya butuh satu langkah kecil saja…
Saya aulangi sekali lagi satu langkah kecil saja, yaitu ubahlah diri kita sendiri.
Perubahan yang menuju hal positif
perubahan yang menuju kebermanfaatan kita untuk sesama.
Kenapa?
Karena perubahan adalah KEABADIAN.
Ada 3 hal di dunia ini yang abadi
1. Tuhan
2. Hukum Alam
3. Perubahan
Jika kamu tidak siap dengan perubahan, makan kamu akan semakin tenggelam. Kita tidak bisa mengubah perubahan setidaknya kita BISA mengendalikan perubahan pada diri kita….
Selamat berubah…
Anda semakin DAHSYAT>>>>>>>>
SALAM STAR
Ingin mengundang WIDAYANTO BINTANG pada acara motivasi di sekolah Anda/ Seminar
Call : 085641432429.
















Agustus 16, 2011 pukul 9:12 am
jadi inget lagu2nya bunga hitam.. :
“…sejuta merpati takkan pernah terbang jika tidak mau belajar terbang…”
“…kamilah peluru…bukan abu-abu….masa depan yang nyata adalah pilihanmu…tentukan sikapmu…rasa takut takkan memanjangkan umurmu…..”
Agustus 19, 2011 pukul 11:42 pm
maksih pak atas motivasinya,sya jdi semakin mengerti ttng kehidupan yg sesungguhnya
September 27, 2011 pukul 4:36 pm
bukankah waktu juga abadi?