Penulis (Penyihir) cilik

‘Aka’ panggilan si penulis ini. Lengkapnya, Ahmad Ataka Awwalur Rizki. Nama ‘asing’ sekaligus keren ini mungkin bisa jadi sebagai pertanda keberuntungan yang (semoga) tidak kunjung hilang bagi sang empunya nama. Dan tentu saja, bagi orang-orang terdekatnya.

Soal nama yang agak ‘jarang’ itu Aka berujar, “Ataka berarti telah datang kepadamu. Awwalur rizki artinya rizki yang pertama. Ga ada yang istimewa. Cuma pas aku lahir ada orang yang tertabrak kereta!” MasyaAllah, malang sekali orang yang tertabrak kereta itu. Semoga keretanya bukanlah kereta yang datang dari peron 9 ¾ fantasinya Bude Rowlingmu ya.

Kembali soal nama, kalau boleh diartikan secara harfiah, Ahmad Ataka Awwalur Rizki itu berarti ‘terpujilah dia yang telah datang kepadamu, yang menjadi rizki pertamamu’.

Ata aktif menulis sejak masih SMP, pada awalnya dia hobi membaja novel2 fantasi. dari orang tuanya didukung penuh dan akhirnya menjadi seorang penulis novel yang sudah dikenal oleh masyarakat indonesia.

tulisan ini saya persembahkan untuk murid-murid saya.  banyak kegiatan positive yang bisa kita lakukan untuk membuat hidup kita lebih berharga. Dari sering membaca novel Lord of The Ring, Harry Potter dan Detektive Conan, Ataka berhasil menciptakan novel fantasi yang tebal halamannya hampir sama dengan Cristoper Paolini pengarang novel eragon.

Spirit..

Ringkasan Misteri Pedang Skinheald II:

Apa jadinya jika dua orang manusia, seorang penyihir, seorang Elf (peri/jin),
dan Dwarf (manusia kate) bersatu dalam epik petualangan besar? Dengan membentuk
barisan Lima Sekawan, tiga ras mahluk berbeda tersebut membelah benua Ethav
Andurin untuk menyelamatkan dunia dari hitamnya kejahatan Baron, Topeng
Kematian, Sepuluh Setan, dan Gilford sang Jendral Kegelapan. Selain itu, dari
Burton menuju pulau Fa, perjalanan Lima Sekawan juga dihadang oleh gerombolan
Goblin yang kejam dan licik serta sadisnya para Canibalic Man.

Novel Misteri Pedang Skinheald II “Awal Petualangan Besar” ini, akan membawa
kita pada pilihan-pilihan keputusan Lima Sekawan dalam menghadapi peliknya
kehidupan dunia antah berantah. Sebuah dunia yang berisi berbagai macam ras dan
mahluk dengan karakter yang berbeda-beda seperti: manusia-manusia penggosip yang
hidup di kota Hurton dengan walikotanya yang bodoh; penduduk Mariatta yang
beradab, santun, ramah dan sangat mencintai tradisi masa lampau; penduduk desa
Tron yang suka mencatat sejarah desa; Kaum Dwarf, yang mencintai kesenian dan
gandrung akan seni bangunan tata kota; Golongan Elf yang terkenal dengan seni
pembuatan pedang; Dark Elf, mahluk kutukan yang dipimpinan King dan bisa bicara
dengan burung karena mempunyai sihir tingkat tinggi; mahluk-mahluk buas di
Padang Rumput dekat Pegunungan Mentari; Thel, manusia Kucing Laut yang jujur dan
tidak bisa berbohong; Ava si manusia naga; Utward, mahluk Gostmorgana yang tidak
bisa mati; Falcon dan Filder, burung-burung
raksasa seperti naga yang dimanfaatkan oleh golongan penyihir hitam dan
mahluk-mahluk antah berantah lainnya.

Sementara Robin, yang mulanya hanya guru muda di sekolah biologi Ayo Bertanam
Singkong, dan karena angka kelahirannya membuat dirinya terseret ke dalam
peperangan besar membasmi kejahatan karena dialah satu-satunya manusia yang
ditakdirkan sebagai pembuka segel Pedang Skinheald. Lalu bisakah Eric, sang
Kesatria Selatan dan Hayflay penyihir Putih Kelabu, juga Alva (Elf), serta Oni
(Dwarf), mengawal Robin sampai ke pulau Fa untuk membuka segel Pedang Skinheald
di atas bukit Launcher?

Ya, Ahmad Ataka Awwalur Rizqi (Ataka), penulis cilik berumur 14 tahun yang
masih duduk di kelas IX, SMP 5 Yogyakarta, begitu cermat, detail, dan dramatik
mengisahkan epik petuangan besar Lima Sekawan dalam novel Misteri Pedang
Skinheald II yang tebalnya sampai 660 halaman.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: