BUNYI

“ku Ingin Kau Tahu Isi Hatiku
Kaulah Yang Terakhir Dalam Hidupku
Tak Ada Yang Lain
Hanya Kamu
Tak Pernah Ada
TakKan Pernah Ada”
Duet artis dari kelas 8 B ( Annisa( kiri) dan Dila), menyanyikan lagu dari Geisha “takkan pernah ada”. teman2 dibelakang sangat terhibur, ikut menyanyi dan ikut bergoyang. Lagu ini dinyanyikan dalam pembukaan  pelajaran fisika bab bunyi( \m/ ).
Saya coba masukkan versi bahasa indonesia biar semua siswa bisa memanfaatkan.

A. Pengertian Dan Arti Definisi Bunyi

Bunyi adalah suatu bentuk gelombang longitudinal yang merambat secara perapatan dan perenggangan terbentuk oleh partikel zat perantara serta ditimbulkan oleh sumber bunyi yang mengalami getaran.

Apabila sebuat senar gitar kita petik maka akan terjadi getaran pada senar gitar yang menimbulkan bunyi. Jika senar dawai gitar tersebut kita pegang, maka getaran dan bunyi pada senar akan hilang.

B. Kecepatan Bunyi / Cepat Rambat Bunyi Di Udara

Pada suhu udara 15 derajat selsius bunyi dapat merambat di udara bebas pada kecepatan 340 meter per detik. Rumus cepat rambat bunyi adalah v = S/t yaitu jarak tempuh dibagi waktu tempuh. Suhu udara yang lebih panas atau lebih dingin memengaruhi kecepatan bunyi di udara. Semakin rendah suhu udara makin cepat rambat bunyi semakin cepat karena partikel udara lebih banyak.

Bunyi tidak dapat terdengar pada ruang hampa udara karena bunyi membutuhkan zat perantara untuk menghantarkan bunyi baik zat padat, cair maupun gas.

C. sumber bunyi. Setiap bunyi yang dihasilkan pasti mempunyai sumber. Sumber bunyi adalah benda yang bergetar. Ketika dirimu menonton konser, perpaduan antara getaran alat musik dan suara penyayi menghasilkan alunan musik yang begitu indah sehingga kadang membuat dirimu menjerit histeris. Tidak perlu jauh2, ketika berbicara, pita suara kita bergetar. Apabila pita suara tidak bergetar maka apa kita ucapkan tidak bisa didengar orang lain.

D. bunyi merambat dari sumber bunyi dalam bentuk gelombang longitudinal. Gelombang bunyi merupakan gelombang longitudinal yang terjadi karena perapatan dan perenggangan dalam medium yang dilalui (mediumnya bisa berupa benda padat, cair atau gas). Bunyi membutuhkan medium (perantara atau penghantar) agar bisa merambat. Ketika kita mendengar musik, gelombang bunyi merambat melalui udara hingga sampai di telinga kita.

E. penerima bunyi. Agar bisa mendengar musik maka kita membutuhkan organ telinga. Tanpa telinga dunia akan menjadi sangat sepih. Dalam hal ini telinga berfungsi sebagai penerima gelombang bunyi. Selain telinga, terdapat juga alat yang berfungsi sebagai detektor gelombang bunyi. Mengenai hal ini akan gurumuda jelaskan pada pokok bahasan tersendiri.

2 Tanggapan to “BUNYI”

  1. mobil88 Says:

    Anda luar biasa, teruslah menulis !!
    http://mobil88.wordpress.com

  2. widayanto84 Says:

    Terima kasih mobil88.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: