Ideal menurut kita belum tentu ideal menurut Allah SWT

Kadang sebagai seorang pelajar di sebuah sekolah merasa bahwa kita tidak cocok dengan sekolah yang dia pilih.

Kadang sebagai seorang teman kita merasa benci dengan teman2 disekitar kita. pengen mencari teman yang bisa mengerti kita.

Dalam lingkungan kerjapun kadang kita merasa tidak cocok dengan tempat kita bekerja pengen segera piundah, dan segera melemparkan kotoran dan telur busuk ke muka bos kita.…(sensor)

Atau dalam mencari pendamping hidup kita. berikut ini adalah resensi sebuah novel yang beberapa waktu lalu saya baca. Dalam Mihrab Cinta novelet Takbir Cinta Zahrana.

Takbir cinta Zahrana menyajikan kegalauan sang tokoh utama Zahrana. Saat dia tidak kunjung mendapatkan jodoh di usia yang sudah terlalu matang bagi ukuran wanita Indonesia. Sebuah usia yang bagi masyarakat umum adalah aib dan ‘berhak’ mendapat predikat perawan tua jika belum mempunyai pendamping hidup.

Segudang penyesalan ia gumamkan, terutama kenapa dahulu dia lebih memilih untuk menempuh pendidikan S-2 terlebih dahulu daripada memikirkan tentang perkawinan. Dan saat ini, ketika dia mulai berharap untuk membina rumah tangga.

Dia dihadapkan pada sebuah pilihan sulit ketika orang-orang yang melamarnya sama sekali tidak bisa menyentuh hatinya. Sebuah pilihan, apakah dia harus mencari cinta sejati ataukah menerima begitu saja pria yang melamarnya dengan mengabaikan cinta disisi lain.

keteguhan dan ketabahan Zahrana saat melawan berbagai tekanan yang datangnya bertubi-tubi dari seorang Dekan Fakultas, setelah Zahrana menolak lamarannya. sehingga menyebabkan Dia kehilangan Pekerjaannya yang dia cintai sebagai dosen.
setelah belum kunjung tiba seseorang yang bisa menyentuh hati Zahrana, Beliau meminta Bu Nyai pemilik pesantren untuk mencarikan jodoh untuk dia yang dinilai pantas untuk Zahrana.

Hal itu terbukti peristiwa saat Zahrana sedang menunggu seorang penjual kerupuk yang kata Bu Nyai-nya adalah jodoh untuk Zahrana.

jodoh Zahrana ternyata ada didalam diri seseorang yang sungguh tidak akan kita sangka jika merunut latar belakang Zahrana. Zahrana mengikat ikatan suci dengan pemuda penjual krupuk.
Jadi ideal menurut kita belum tentu ideal menurut Allah SWT.

Dimanapun Anda sekarang.
Bagaimanapun posisi Anda sekarang.
Sebenci apapun anda dengan pelajaran (siswa)
Sebenci apapun Anda dengan bos Anda (pekerja)
Jangan pernah berburuk sangaka dengan Allah SWT. ingat

…., Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui. (QS:2:216)

Semoga bermanfaat.

SALAM STAR

Widayanto Bintang

4 Tanggapan to “Ideal menurut kita belum tentu ideal menurut Allah SWT”

  1. someone in 8c Says:

    Good motivation😀
    I verry LIKE IT❤

  2. ami Says:

    gambarnya keren pak,,,
    hehehhehehe😀😀🙂

  3. salma Says:

    keren bgt pak🙂😀

  4. fatmarizki Says:

    keren pakk🙂😀 :3


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: